Pelayaran dan Perkemahan Bakti Saka Bahari Nasional 2011
Kegiatan Pelayaran dan Perkemahan Bakti Saka Bahari Nasioanal berlangsung dari tanggal 28 Desember 2011 – 19 Januari 2012 di Pulau Sebatik, Kalimantan Timur dengan rute pelayaran Jakarta -> Makassar -> Balikpapan -> P.Derawan -> Tarakan -> P.Sebatik -> Tarakan -> Balikpapan -> Makassar -> Jakarta. Negara Indonesia adalah Negara Kepulauan. Pulau Sebatik mempunyai posisi yang sangat strategis bagi bangsa Indonesia, karena letaknya langsung berbatasan dengan Negara Malaysia. Pulau Sebatik menjadi ajang kegiatan Pelayaran dan Perkemahan Bakti Nasional Saka Bahari dengan tujuan memperkenalkan kepada generasi muda tentang wilayah yang berbatasan dengan Negara Malaysia, kondisi fisik daratan dan perairannya serta masyarakat yang bermukim di wilayah perbatasan tersebut.
Kontingen dari berbagai Provinsi seperti dari Pulau Sumatra, Pulau Jawa, Pulau Bali dan Kalimantan Barat berkumpul di Tanjung Priuk, Jakarta tepatnya di Kolinlamil. Kwarda Jawa Barat sendiri mengirimkan 17 orang peserta, 1 orang dari Kwarcab Cianjur, 2 orang dari Kwarcab Kota Bekasi, 6 orang dari Kwarcab Kota Bandung, dan 8 orang dari Kwarcab Kab Bandung yaitu Gina Melawati Agustina, Sekar Arum Wulanfitri, Dian Fitra Nawangsari, Annisa Yahya, Sofya Restu Seftyani, Irfan Ahmad Fauzi, Fahmi Muhammad Nur, dan Arief Faturahman.
Hari Rabu tanggal 28 Desember 2011 semua kontingen dari berbagai provinsi dilepas oleh Koman Satgas Muhammad Faisal, S.E., M.M. dan langsung bertolak ke Makassar.
Selama di KRI kami melakukan berbagai macam aktivitas, salah satunya materi. Kami diberikan materi diantaranya tentang dinamika kelompok, kebahariaan, TKK, wisata kapal, Artha Graha Peduli, KOPASKA (Komado Pasukan Katak), pengenalan alat selam, pembersihan kapal mempersiapkan malam tahun baru, dan malam pergantian Tahun Baru 2012 di deck C KRI Dr.Soeharso-990.
Saat KRI merapat di Makassar, peserta embarkasi wilayah timur menyambut kedatangan emabarkasi Jakarta. Setelah itu dilanjutkan acara kunjungan ke rumah Gubernur Sulawesi Selatan dan wisata budaya di Sumba Opu. Di Sumba Opu kami diberikan pengetahuan bagaimana benteng di sana terbentuk, sejarah tentang Sumba Opu, kebudayaan serta adat istiadat di sana, mengunjungi Museum Karaeng Patinggaloang.
Setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke Balikpapan. Di Balikpapan seluruh peserta mengikuti upacara penyambutan, kirab kota Balikpapan dan ceramah dari Menteri Pertahanan. Tetapi Menteri Pertahanan tidak dapat hadir dan digantikan oleh perwakilannya karena ada keperluan negara yang mendadak, serta dilanjutkan dengan penanaman 1000 pohon mangrove.
Pada saat KRI perjalanan ke P.Derawan, KRI pasti melewati garis khatulistiwa. Garis khatulistiwa adalah sebuah garis imajinasi di tengah-tengah planet bumi di antara dua kutub dan paralel terhadap poros planet. Dan semua orang yang melewati garis khatulistiwa tersebut harus mengikuti ritual Mandi Khatulistiwa, dimana mandi tersebut ditujukan agar kami diterima sebagai anggota Bahari oleh Dewa Neptunus.. haha :D
Sampai di Tarakan, semua peserta menuju SMPN 1 Tarakan untuk mengikuti ceramah menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta dari Kak Kwarnas Prof.DR.dr.H Azrul Azwar, MPH dan dilanjutkan dengan Kirab Kota Tarakan.
Pada tanggal 7 Januari 2012 kami tiba di P.Sebatik. Kegiatan di Di P.Sebatik antara lain upacara pembukaan, ceramah umum potensi maritim dan kelautan, ceramah umum perbatasan laut, bakti perbaikan sekolah, penyuluhan perbatasan wilayah NKRI, wisata perbatasan, pembuatan penampungan air, penyuluhan pengelolaan kekayaan sumber daya laut, penanaman pohon mangrove dan tanaman keras, budidaya dan pengolahan hasil laut, pentas seni, bakti sosial perbaikan tempat ibadah, wisata sejarah, pengenalan olahraga keterampilan, penyuluhan semangat bela negara, bersih pantai, upacara dan pembentangan bendera merah putih 1000m2 ; , mandi perbatasan, dan malam bhinneka tunggal ika.
Setelah kegiatan selesai di P.Sebatik, peserta kembali ke KRI Dr.Soeharso-990, KRI langsung bertolak ke Tarakan. Sampai di Tarakan peserta embarkasi Tarakan mengucapkan salam perpisahan kepada peserta emabrkasi Balikpapan, Makassar dan Jakarta dan meninggalkan KRI Dr. Soeharso.
KRI bertolak ke Balikpapan. Sampai di Balikpapan Menteri Pertahanan memberikan ceramahnya di KRI Dr.Soeharso dan tanya jawab langsung kepada beliau. Malam itu juga peserta embarkasi Balikpapan mengucapkan salam perpisahan dan meninggalkan KRI dan langsung bertolak ke Makassar.Sampai di Makassar peserta embarkasi Makassar mengucapkan salam perpisahan dan meninggalkan KRI dan langsung bertolak ke Jakarta.
Perjalanan menuju Jakarta peserta mengikuti kegiatan uji TKK di anjungan dan kebahariaan di deck B. Selain itu, ada materi dari marinir, pembersihan kapal dan pentas seni.
Sampai di Jakarta, peserta mengikuti upacara penutupan kegiatan Pelayaran dan Perkemahan Bakti Saka Bahari Nasioanal 2011. SAYONARA
Subahanallah... seru pastinya, jadi penasaran besok seperti apa kisahnya hehe
ReplyDelete